Suspender One Leg Split Squat

Saran Ahli

Pastikan postur tubuh yang tepat dengan menjaga lutut depan sejajar dengan jari kaki dan tubuh tegak sepanjang gerakan.

Langkah-langkah Cara Melakukan

  1. Sesuaikan tali gantung ke posisi rendah.
  2. Letakkan satu kaki di pegangan dan berdiri menghadap menjauh dari titik jangkar.
  3. Melangkah maju dengan kaki berdiri, menemukan posisi seimbang.
  4. Turunkan tubuh dengan menekuk kaki berdiri, menjaga lutut sejajar dengan kaki.
  5. Turunkan hingga paha sejajar dengan tanah, kemudian dorong kembali ke posisi awal.
  6. Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan sebelum pindah ke kaki lain.

Catat Suspender One Leg Split Squat di FitAI

Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Suspender One Leg Split Squat terutama menargetkan Glutes, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Suspensi. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Glutes
Glutes50%
Sekunder
Paha Depan
Paha Depan25%
Betis
Betis25%
Peralatan
Suspensi
Suspensi
Jenis Latihan
Kekuatan
50%Glutes25%Paha Depan25%Betis

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 10-12
Menengah4 x 8-10
Lanjutan4 x 6-8

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Suspender One Leg Split Squat?
Suspender One Leg Split Squat terutama menargetkan Glutes. Otot sekunder yang terlibat termasuk Paha Depan, Betis. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Suspensi.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Suspender One Leg Split Squat?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 10-12. Pengangkat menengah bisa melakukan 4 set dari 8-10. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 6-8. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Suspender One Leg Split Squat cocok untuk pemula?
Suspender One Leg Split Squat dinilai dengan kesulitan menengah. Pemula mungkin ingin memulai dengan beban yang lebih ringan atau variasi yang lebih sederhana dan beralih ke latihan ini saat kekuatan dan koordinasi mereka meningkat.