Pose Lizard (Versi 2)

Saran Ahli

Pastikan pinggul Anda tetap sejajar dan lutut depan berada di atas pergelangan kaki untuk menjaga postur tubuh yang benar dan mendapatkan manfaat maksimal dari peregangan.

Langkah-langkah Cara Melakukan

  1. Mulailah dalam posisi plank dengan tangan di bawah bahu.
  2. Langkahkan kaki kanan di luar tangan kanan Anda, masuk ke dalam lunge yang dalam.
  3. Turunkan lutut kiri ke tanah dan rilekskan kaki Anda.
  4. Biarkan tangan Anda tetap di lantai, atau turunkan ke bawah pada lengan bawah untuk peregangan yang lebih dalam.
  5. Tahan pose tersebut selama beberapa kali bernapas, lalu ganti sisi.

Catat Pose Lizard (Versi 2) di FitAI

Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Pose Lizard (Versi 2) terutama menargetkan Paha Depan, Hamstring, Betis, Glutes, dengan mekanik Peregangan menggunakan Berat Badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Paha Depan
Paha Depan25%
Hamstring
Hamstring25%
Betis
Betis25%
Glutes
Glutes25%
Peralatan
Berat Badan
Berat Badan
Jenis Latihan
Peregangan
25%Paha Depan25%Hamstring25%Betis25%Glutes

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Pose Lizard (Versi 2)?
Pose Lizard (Versi 2) terutama menargetkan Paha Depan, Hamstring, Betis, Glutes. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Berat Badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Pose Lizard (Versi 2)?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Pose Lizard (Versi 2) cocok untuk pemula?
Ya, Pose Lizard (Versi 2) dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.