Peregangan Pinggul Fleksi dan Ekstensi

Saran Ahli

Lakukan gerakan secara terkendali untuk menghindari gerakan yang tiba-tiba yang dapat menyebabkan otot tegang.

Langkah-langkah Cara Melakukan

  1. Berdiri dengan posisi kaki selebar bahu.
  2. Letakkan tangan Anda di pinggul untuk dukungan.
  3. Perlahan dorong pinggul Anda ke depan dan kemudian kembali untuk meregangkan fleksor dan ekstensor pinggul.
  4. Tahan setiap posisi selama beberapa detik sebelum bergantian.
  5. Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.

Catat Peregangan Pinggul Fleksi dan Ekstensi di FitAI

Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Peregangan Pinggul Fleksi dan Ekstensi terutama menargetkan Glutes, Paha Depan, dengan mekanik Peregangan menggunakan Berat Badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Glutes
Glutes40%
Paha Depan
Paha Depan40%
Sekunder
Hamstring
Hamstring20%
Peralatan
Berat Badan
Berat Badan
Jenis Latihan
Peregangan
40%Glutes40%Paha Depan20%Hamstring

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Peregangan Pinggul Fleksi dan Ekstensi?
Peregangan Pinggul Fleksi dan Ekstensi terutama menargetkan Glutes, Paha Depan. Otot sekunder yang terlibat termasuk Hamstring. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Berat Badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Peregangan Pinggul Fleksi dan Ekstensi?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Peregangan Pinggul Fleksi dan Ekstensi cocok untuk pemula?
Ya, Peregangan Pinggul Fleksi dan Ekstensi dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.