Crunch Lantai dengan Kaki di Bangku
Saran Ahli
Hindari menarik leher Anda dengan tangan Anda; sebaliknya, fokuslah pada menggunakan otot perut Anda untuk mengangkat tubuh bagian atas Anda dari lantai.
Langkah-langkah Cara Melakukan
- Berbaringlah di punggung Anda di lantai dengan kaki Anda diangkat di atas bangku dan lutut ditekuk pada sudut 90 derajat.
- Letakkan tangan Anda dengan ringan di belakang kepala atau melintang di dada Anda.
- Aktifkan otot perut Anda dan angkat tubuh bagian atas Anda ke arah lutut Anda, menjaga bagian bawah punggung Anda ditekan ke lantai.
- Berhenti sebentar di puncak kontraksi, lalu perlahan-lahan turun kembali ke posisi awal.
- Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.
Catat Crunch Lantai dengan Kaki di Bangku di FitAI
Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Crunch Lantai dengan Kaki di Bangku terutama menargetkan Perut, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat Badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama

Perut100%
Peralatan
Berat Badan

Jenis Latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Crunch Lantai dengan Kaki di Bangku?
Crunch Lantai dengan Kaki di Bangku terutama menargetkan Perut. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat Badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Crunch Lantai dengan Kaki di Bangku?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Crunch Lantai dengan Kaki di Bangku cocok untuk pemula?
Ya, Crunch Lantai dengan Kaki di Bangku dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.