Angkat Kaki dengan Beban di Kursi Kapten

Saran Ahli

Pastikan gerakan Anda terkendali, dan hindari melengkungkan punggung saat mengangkat kaki Anda.

Langkah-langkah Cara Melakukan

  1. Amankan beban di antara kaki atau pergelangan kaki Anda.
  2. Berdiri di kursi kapten dengan punggung Anda menempel pada bantalan dan pegang pegangan.
  3. Tekan bagian bawah punggung Anda ke bantalan dan angkat kaki berat Anda ke arah dada Anda.
  4. Perlahan turunkan kaki Anda kembali ke posisi awal.
  5. Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.

Catat Angkat Kaki dengan Beban di Kursi Kapten di FitAI

Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Angkat Kaki dengan Beban di Kursi Kapten terutama menargetkan Paha Depan, Perut, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berbobot. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Paha Depan
Paha Depan50%
Perut
Perut50%
Peralatan
Berbobot
Berbobot
Bar Khusus
Bar Khusus
Jenis Latihan
Kekuatan
50%Paha Depan50%Perut

Panduan Set & Reps

Pemula2 x 10-12
Menengah3 x 8-10
Lanjutan4 x 6-8

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Angkat Kaki dengan Beban di Kursi Kapten?
Angkat Kaki dengan Beban di Kursi Kapten terutama menargetkan Paha Depan, Perut. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berbobot.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Angkat Kaki dengan Beban di Kursi Kapten?
Untuk pemula, mulai dengan 2 set dari 10-12. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 8-10. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 6-8. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Angkat Kaki dengan Beban di Kursi Kapten cocok untuk pemula?
Angkat Kaki dengan Beban di Kursi Kapten dinilai sebagai latihan tingkat lanjut dan paling cocok untuk pengangkat berpengalaman. Pemula sebaiknya membangun kekuatan dasar dengan gerakan yang lebih sederhana terlebih dahulu sebelum mencoba latihan ini.