Tendangan Flutter Duduk di Bangku Berbantalan
Saran Ahli
Pastikan bagian bawah punggung Anda menekan bangku dan pertahankan sedikit tekukan pada lutut Anda. Aktifkan inti tubuh Anda untuk melindungi bagian bawah punggung Anda.
Langkah-langkah Cara Melakukan
- Duduk di pinggir bangku berlapis dengan kaki lurus di depan Anda.
- Sedikit bersandar ke belakang dan letakkan tangan Anda di bangku untuk dukungan.
- Angkat kaki Anda dari tanah dan mulailah membuat gerakan gunting kecil, cepat, naik turun dengan kaki Anda.
- Aktifkan otot perut Anda dan hindari membungkuk pada bagian bawah punggung Anda.
- Lanjutkan flutter kicks selama durasi yang diinginkan atau jumlah pengulangan.
Catat Tendangan Flutter Duduk di Bangku Berbantalan di FitAI
Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Tendangan Flutter Duduk di Bangku Berbantalan terutama menargetkan Paha Depan, Perut, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat Badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama


Paha Depan50%

Perut50%
Peralatan
Berat Badan

Jenis Latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Tendangan Flutter Duduk di Bangku Berbantalan?
Tendangan Flutter Duduk di Bangku Berbantalan terutama menargetkan Paha Depan, Perut. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat Badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Tendangan Flutter Duduk di Bangku Berbantalan?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Tendangan Flutter Duduk di Bangku Berbantalan cocok untuk pemula?
Ya, Tendangan Flutter Duduk di Bangku Berbantalan dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.