Crunch Terbalik Samping Berbaring

Saran Ahli

Pastikan Anda menggunakan otot oblik untuk melakukan gerakan daripada mengandalkan momentum.

Langkah-langkah Cara Melakukan

  1. Berbaringlah di sisi Anda dengan kaki saling bertumpuk dan tangan diletakkan di belakang kepala atau di lantai untuk stabilitas.
  2. Pastikan kaki lurus atau sedikit ditekuk.
  3. Gunakan otot oblik untuk mengangkat kaki dan pinggul dari tanah, membawa lutut Anda ke arah dada.
  4. Turunkan kaki perlahan tanpa membiarkan mereka menyentuh lantai.
  5. Selesaikan jumlah pengulangan yang diinginkan sebelum pindah ke sisi lain.

Catat Crunch Terbalik Samping Berbaring di FitAI

Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Crunch Terbalik Samping Berbaring terutama menargetkan Glutes, Paha Depan, Perut, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat Badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Glutes
Glutes33%
Paha Depan
Paha Depan33%
Perut
Perut34%
Peralatan
Berat Badan
Berat Badan
Jenis Latihan
Kekuatan
33%Glutes33%Paha Depan34%Perut

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Crunch Terbalik Samping Berbaring?
Crunch Terbalik Samping Berbaring terutama menargetkan Glutes, Paha Depan, Perut. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat Badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Crunch Terbalik Samping Berbaring?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Crunch Terbalik Samping Berbaring cocok untuk pemula?
Ya, Crunch Terbalik Samping Berbaring dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.