Frogger

Saran Ahli

Jaga tulang belakang netral dan hindari membungkuk saat melompat ke depan dan ke belakang. Ini akan membantu mengurangi risiko cedera dan melibatkan kelompok otot yang benar.

Langkah-langkah Cara Melakukan

  1. Mulailah dalam posisi jongkok dengan kaki Anda lebih lebar dari selebar bahu.
  2. Letakkan tangan Anda di depan Anda di atas tanah.
  3. Tendang kaki Anda ke belakang untuk mendarat dalam posisi push-up.
  4. Langsung melompat kaki Anda kembali ke arah tangan Anda, kembali ke posisi jongkok.
  5. Loncat ke depan dan ke depan, mendarat dengan lembut kembali ke posisi jongkok.
  6. Ulangi urutan untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.

Catat Frogger di FitAI

Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Frogger terutama menargetkan Glutes, Paha Depan, Perut, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat Badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Glutes
Glutes40%
Paha Depan
Paha Depan25%
Perut
Perut20%
Sekunder
Betis
Betis10%
Hamstring
Hamstring5%
Peralatan
Berat Badan
Berat Badan
Jenis Latihan
Kekuatan
40%Glutes25%Paha Depan20%Perut10%Betis5%Hamstring

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Frogger?
Frogger terutama menargetkan Glutes, Paha Depan, Perut. Otot sekunder yang terlibat termasuk Betis, Hamstring. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat Badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Frogger?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Frogger cocok untuk pemula?
Ya, Frogger dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.