Angkat Kaki Lurus di Kursi Kapten

Saran Ahli

Pastikan gerakan Anda terkendali dan hindari menggunakan momentum untuk mengayunkan kaki ke atas, yang dapat mengurangi efektivitas latihan.

Langkah-langkah Cara Melakukan

  1. Posisikan diri Anda di kursi kapten dengan punggung menempel pada bantalan dan lengan bawah pada sandaran lengan.
  2. Pegang pegangan dan biarkan kaki Anda menggantung lurus ke bawah.
  3. Dengan menjaga kaki lurus, angkat mereka di depan Anda untuk membentuk sudut 90 derajat dengan tubuh Anda.
  4. Perlahan turunkan kaki Anda kembali ke posisi awal tanpa mengayunkan.
  5. Ulangi untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.

Catat Angkat Kaki Lurus di Kursi Kapten di FitAI

Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Angkat Kaki Lurus di Kursi Kapten terutama menargetkan Paha Depan, Perut, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Bar Khusus. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Paha Depan
Paha Depan50%
Perut
Perut50%
Peralatan
Bar Khusus
Bar Khusus
Jenis Latihan
Kekuatan
50%Paha Depan50%Perut

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Angkat Kaki Lurus di Kursi Kapten?
Angkat Kaki Lurus di Kursi Kapten terutama menargetkan Paha Depan, Perut. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Bar Khusus.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Angkat Kaki Lurus di Kursi Kapten?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Angkat Kaki Lurus di Kursi Kapten cocok untuk pemula?
Ya, Angkat Kaki Lurus di Kursi Kapten dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.