Tahanan Dip Bangku

Saran Ahli

Pastikan bahu Anda tetap turun dan menjauh dari telinga Anda untuk mencegah tekanan yang tidak perlu. Aktifkan inti tubuh dan pantat selama menahan untuk stabilitas.

Langkah-langkah Cara Melakukan

  1. Duduk di pinggir bangku atau kursi dengan tangan Anda di sebelah pinggul.
  2. Geser pinggul Anda dari bangku, mendukung berat badan Anda dengan tangan Anda.
  3. Turunkan tubuh Anda sampai siku Anda berada pada sudut 90 derajat.
  4. Tahan posisi ini, menjaga tubuh Anda tetap dekat dengan bangku.
  5. Pertahankan posisi ini selama durasi yang diinginkan.

Catat Tahanan Dip Bangku di FitAI

Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Tahanan Dip Bangku terutama menargetkan Glutes, Perut, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Berat Badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Glutes
Glutes20%
Perut
Perut20%
Sekunder
Bahu
Bahu15%
Hamstring
Hamstring15%
Dada
Dada15%
Paha Depan
Paha Depan15%
Peralatan
Berat Badan
Berat Badan
Jenis Latihan
Kekuatan
20%Glutes20%Perut15%Bahu15%Hamstring15%Dada15%Paha Depan

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Tahanan Dip Bangku?
Tahanan Dip Bangku terutama menargetkan Glutes, Perut. Otot sekunder yang terlibat termasuk Bahu, Hamstring, Dada, Paha Depan. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Berat Badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Tahanan Dip Bangku?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Tahanan Dip Bangku cocok untuk pemula?
Ya, Tahanan Dip Bangku dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.