Kursi dengan Pemutaran

Saran Ahli

Pastikan lutut Anda sejajar satu sama lain untuk menghindari menempatkan tekanan pada sendi lutut.

Langkah-langkah Cara Melakukan

  1. Mulai dalam posisi berdiri dengan kaki bersama.
  2. Tekuk lutut Anda dan turunkan pinggul Anda seolah-olah duduk di kursi.
  3. Satukan telapak tangan Anda di tengah dada.
  4. Putar tubuh Anda ke satu sisi, mengaitkan siku Anda yang berlawanan di luar lutut Anda.
  5. Lihat ke belakang bahu Anda, pertahankan dada terbuka.
  6. Tahan selama beberapa kali bernapas, lalu ulangi di sisi lain.

Catat Kursi dengan Pemutaran di FitAI

Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Kursi dengan Pemutaran terutama menargetkan Paha Depan, Hamstring, Betis, Glutes, Perut, dengan mekanik Peregangan menggunakan Berat Badan. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Paha Depan
Paha Depan20%
Hamstring
Hamstring20%
Betis
Betis20%
Glutes
Glutes20%
Perut
Perut20%
Peralatan
Berat Badan
Berat Badan
Jenis Latihan
Peregangan
20%Paha Depan20%Hamstring20%Betis20%Glutes20%Perut

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Kursi dengan Pemutaran?
Kursi dengan Pemutaran terutama menargetkan Paha Depan, Hamstring, Betis, Glutes, Perut. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Berat Badan.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Kursi dengan Pemutaran?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Kursi dengan Pemutaran cocok untuk pemula?
Ya, Kursi dengan Pemutaran dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.