Peregangan Dead Hang

Saran Ahli

Rilekskan bahu Anda dan biarkan gravitasi secara alami meregangkan bagian atas tubuh Anda, tetapi jangan biarkan bahu Anda naik ke telinga Anda untuk menghindari tegang.

Langkah-langkah Cara Melakukan

  1. Peganglah bar pull-up dengan pegangan atas, tangan sedikit lebih lebar dari lebar bahu.
  2. Biarkan tubuh Anda menggantung sepenuhnya, dengan kaki Anda tidak menyentuh tanah.
  3. Tahan peregangan selama waktu yang diinginkan, fokus pada merilekskan bagian atas tubuh Anda dan bernapas dengan dalam.
  4. Untuk melepaskan, langkah kembali ke penyangga atau turunkan diri dengan lembut ke tanah.

Catat Peregangan Dead Hang di FitAI

Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Peregangan Dead Hang terutama menargetkan Bahu, Lats, Traps, dengan mekanik Peregangan menggunakan Bar Khusus. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Bahu
Bahu30%
Lats
Lats30%
Traps
Traps20%
Sekunder
Biceps
Biceps10%
Lengan Bawah
Lengan Bawah10%
Peralatan
Bar Khusus
Bar Khusus
Jenis Latihan
Peregangan
30%Bahu30%Lats20%Traps10%Biceps10%Lengan Bawah

Panduan Set & Reps

Pemula2 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan3 x 45s

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Peregangan Dead Hang?
Peregangan Dead Hang terutama menargetkan Bahu, Lats, Traps. Otot sekunder yang terlibat termasuk Biceps, Lengan Bawah. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Bar Khusus.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Peregangan Dead Hang?
Untuk pemula, mulai dengan 2 set dari 20s. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 3 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Peregangan Dead Hang cocok untuk pemula?
Ya, Peregangan Dead Hang dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.