Gulung Punggung Tengah Terbaring di Lantai
Saran Ahli
Pastikan gerakan Anda lambat dan terkendali, dan hindari menggulingkan badan di atas bagian bawah punggung atau leher karena hal ini dapat menyebabkan cedera.
Langkah-langkah Cara Melakukan
- Berbaringlah di lantai dengan foam roller diletakkan di bawah bagian tengah punggung Anda.
- Letakkan tangan di belakang kepala untuk mendukung leher Anda.
- Angkat pinggul Anda dari tanah, melibatkan inti tubuh Anda.
- Gulung perlahan-lahan antara bagian bawah tulang rusuk Anda dan bagian atas tulang belikat Anda.
- Berhenti sejenak di titik-titik yang terasa tegang selama beberapa detik, memungkinkan otot untuk melonggar.
Catat Gulung Punggung Tengah Terbaring di Lantai di FitAI
Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Gulung Punggung Tengah Terbaring di Lantai terutama menargetkan Traps, dengan mekanik Peregangan menggunakan Foam Roller. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama

Traps100%
Peralatan
Foam Roller

Jenis Latihan
Peregangan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 20s
Menengah3 x 30s
Lanjutan4 x 45s
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Gulung Punggung Tengah Terbaring di Lantai?
Gulung Punggung Tengah Terbaring di Lantai terutama menargetkan Traps. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Peregangan yang dilakukan dengan Foam Roller.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Gulung Punggung Tengah Terbaring di Lantai?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 20s. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 30s. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 45s. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Gulung Punggung Tengah Terbaring di Lantai cocok untuk pemula?
Ya, Gulung Punggung Tengah Terbaring di Lantai dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.