Angkat Bergantian Berdiri dengan Dumbbell
Saran Ahli
Pastikan inti tubuh Anda kencang dan gerakkan lengan Anda dengan cara yang terkendali untuk menghindari menggunakan momentum, yang dapat mengurangi efektivitas latihan.
Langkah-langkah Cara Melakukan
- Berdiri dengan kaki selebar bahu, memegang dumbbell di setiap tangan di samping tubuh.
- Angkat satu dumbbell di depan Anda sampai sejajar dengan bahu, menjaga lengan lurus namun tidak terkunci.
- Turunkan dumbbell kembali ke posisi awal dengan cara yang terkendali.
- Bergantian dengan tangan yang lain, angkat dumbbell ke samping kali ini.
- Terus bergantian antara angkatan depan dan samping untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.
Catat Angkat Bergantian Berdiri dengan Dumbbell di FitAI
Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.
Otot yang Dilatih
Angkat Bergantian Berdiri dengan Dumbbell terutama menargetkan Bahu, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Dumbel. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.
Utama

Bahu50%
Sekunder


Dada25%

Perut25%
Peralatan
Dumbel

Jenis Latihan
Kekuatan
Panduan Set & Reps
Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Otot apa yang dilatih oleh Angkat Bergantian Berdiri dengan Dumbbell?
Angkat Bergantian Berdiri dengan Dumbbell terutama menargetkan Bahu. Otot sekunder yang terlibat termasuk Dada, Perut. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Dumbel.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Angkat Bergantian Berdiri dengan Dumbbell?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Angkat Bergantian Berdiri dengan Dumbbell cocok untuk pemula?
Ya, Angkat Bergantian Berdiri dengan Dumbbell dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.