Tekan Bergantian Duduk dengan Dumbbell

Saran Ahli

Pastikan inti tubuh Anda tegang dan tekan beban dengan cara yang terkendali, hindari mengunci siku Anda di bagian atas.

Langkah-langkah Cara Melakukan

  1. Duduk di bangku dengan penopang punggung, memegang sebuah dumbbell di setiap tangan pada tingkat bahu.
  2. Tekan satu dumbbell di atas kepala sampai lengan Anda hampir sepenuhnya terentang.
  3. Turunkan dumbbell kembali ke tingkat bahu saat Anda mulai menekan dumbbell lain di atas kepala.
  4. Lanjutkan secara bergantian untuk jumlah pengulangan yang diinginkan.

Catat Tekan Bergantian Duduk dengan Dumbbell di FitAI

Catat set, repetisi, dan beban Anda secara otomatis. Dapatkan rekomendasi progressive overload dan umpan balik bentuk dari AI — dipersonalisasi sesuai riwayat latihan Anda.

Mulai Gratis

Otot yang Dilatih

Tekan Bergantian Duduk dengan Dumbbell terutama menargetkan Bahu, dengan mekanik Kekuatan menggunakan Dumbel. Memahami pola aktivasi otot membantu Anda fokus pada keterlibatan yang tepat dan memaksimalkan efektivitas latihan.

Utama
Bahu
Bahu40%
Sekunder
Dada
Dada20%
Perut
Perut20%
Trisep
Trisep20%
Peralatan
Dumbel
Dumbel
Jenis Latihan
Kekuatan
40%Bahu20%Dada20%Perut20%Trisep

Panduan Set & Reps

Pemula3 x 12-15
Menengah3 x 10-12
Lanjutan4 x 8-10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Otot apa yang dilatih oleh Tekan Bergantian Duduk dengan Dumbbell?
Tekan Bergantian Duduk dengan Dumbbell terutama menargetkan Bahu. Otot sekunder yang terlibat termasuk Dada, Perut, Trisep. Ini diklasifikasikan sebagai latihan Kekuatan yang dilakukan dengan Dumbel.
Berapa set dan repetisi yang harus saya lakukan untuk Tekan Bergantian Duduk dengan Dumbbell?
Untuk pemula, mulai dengan 3 set dari 12-15. Pengangkat menengah bisa melakukan 3 set dari 10-12. Atlet tingkat lanjut bisa mendorong hingga 4 set dari 8-10. Sesuaikan berdasarkan tujuan dan kapasitas pemulihan Anda.
Apakah Tekan Bergantian Duduk dengan Dumbbell cocok untuk pemula?
Ya, Tekan Bergantian Duduk dengan Dumbbell dinilai sebagai latihan ramah pemula, menjadikannya titik awal yang bagus. Fokus pada menguasai bentuk yang benar sebelum meningkatkan intensitas atau beban.